462944581_bce6fe7ae9

Jangan berani atau menghardik orangtua khususnya IBU dan tetaplah bersedekah dg ikhlas.

Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.

Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.

Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.

Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan “tidur”. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.

Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, “Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?”

Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius. Lanjut Baca »

strawberry shortcake

Kalau tak biasa membuat cakepun Anda bakal bisa membuat cake yang praktis ini. Rasanya gurih renyah dengan topping krim yang lembut dan strawberry yang segar, jadilah cake yang ringan dan menyegarkan. Lanjut Baca »

Strawberry Short Cake Ice Cream

Strawberry Shortcake Ice Cream

My go-to base vanilla ice cream recipe is David Lebovitz’s Philadelphia-style vanilla ice cream.  This recipe uses his base and strawberry shortcake mix-ins.

Adapted from The Perfect Scoop

  • 3 cups heavy cream
  • ¾ cup sugar
  • Pinch of salt
  • 1 vanilla bean, split in half lengthwise
  • ¾ teaspoon vanilla extract
  • 1 shortcake
  • 1/2 cup of chopped strawberries
  • 1/2 cup of whipped cream

Pour 1 cup of the cream into a medium saucepan and add the sugar and salt. Scrape the seeds from the vanilla bean into the saucepan and add the pod to the pot. Warm over medium heat, stirring, until the sugar is dissolved.

Remove from the heat and add the remaining 2 cups cream and the vanilla extract.

Chill the mixture thoroughly in the refrigerator.

While mixture is chilling, chop up shortcake into 1/2-inch pieces. Place shortcake pieces and strawberries on a dinner plate, separating pieces and forming a single layer. Scoop rounded teaspoons of whipped cream on to plate. Place plate in freezer to chill mix-ins.

When ready to churn, remove the vanilla bean, rinsing and reserving it for another use, and then freeze the mixture in your ice cream maker according to the manufacturer’s instructions. As you scoop churned ice cream into container, layer with mix-ins.

Strawberry Shortcake The Original

Resep ini cukup rumit, tapi kalo melihat tampilannya kayaknya nggak mengecewakan Lanjut Baca »

s_30d30502

Namanya Ming Ming. Memakai gamis hijau, jilbab lebar dan tas ransel
berwarna hitam, dia memasuki lobi Universitas Pamulang (UNPAM),
Tangerang. Dia adalah mahasiswa semester 1 jurusan akuntansi. Usianya
baru 17 tahun. Dan dia adalah salah satu mahasiswa TERPANDAI di kelasnya.

Saat kelas usai, dia pergi ke perpus. “Ilmu sangat penting. Dengan Ilmu
saya bisa memimpin diri saya. Dengan ilmu saya bisa memimpin keluarga.
Dengan ilmu saya bisa memimpin bangsa. Dan dengan ilmu saya bisa
memimpin dunia.” Itu asalan Ming Ming kenapa saat istirahat dia lebih
senang ke perpustakaan daripada tempat lain. (keren ya…) Lanjut Baca »

4301_1070112196133_1325946400_30202295_3535587_n

“Cintaku bukanlah cinta biasa Jika kamu yang memiliki Dan kamu yang temaniku Seumur hidupku…

Lagu Afgan itu belakangan selalu dinyanyikan oleh seorang teman yang sedang ‘kasmaran’. Katanya, lirik lagu itu sangat sesuai dengan apa yang sedang dia rasakan. Lagu itu dianggap mewakili perasaannya. Karenanya, setiap kali dia mendengar lagu itu, dia akan mendengarkan dengan ‘khusuk’ dan setiap kali dia menyanyikan lagi itu, dia akan menyanyikan dengan penuh penghayatan sampai meneteskan air mata. (beuh….kalah si Afgan !).

Kalau mendengar lagu itu, rasa cinta kepada sang kekasih akan bertambah dalam. Rasa rindu untuk berjumpa akan semakin membuncah. Kadang, dengan mata terpejam, wajah si dia akan hadir menemani sepanjang lagu itu diputar. Tak lupa, sebait lirik lagu itu ‘dipajang’ sebagai status Facebook dan YM. Lagu itu juga dipasang sebagai Ring Back Tone dan Nada dering handphone, hingga semua orang bisa mengetahui apa yang sedang dia rasakan. Uggh…so sweeet….

Teman yang lain pernah bertutur, bahwa musik dan lagu bisa sangat menggetarkan hati. Lirik sebuah lagu kadang bisa sangat pas mewakili perasaan yang terpendam. Demi mendengar sebuah lagu, seseorang bisa ‘termehek-mehek’, atau ‘meledak-ledak’ karena emosi. Sedasyat itu-kah, rangkaian kata-kata ciptaan manusia bisa mempengaruhi seseorang ? Bagaimana dengan rangkaian kalam-NYA ? Bergetarkah hati kita ketika diperdengarkan ayat-ayat cinta-NYA ? Meneteskah air mata kita demi menyimak untaian kata dari Yang Maha Mencintai ? Seberapa besar kerinduan kita untuk senantiasa membaca-meskipun dengan terbata-bata ? Apakah kita selalu menggumamkan ayat-ayat-NYA untuk melukiskan rasa yang sedang berkecamuk di dada ? Sesungguhnya, rangkaian kata yang termaktub dalam Al-Quran itu-lah yang akan menuntun kita kepada jalan kebahagiaan yang hakiki. Bukan sekedar kebahagiaan semu dan sesaat. Kata-kata itu akan memberi ketenangan hati kepada siapapun yang mau membacanya meskipun tak mengerti arti dan maknanya. Kata-kata dalam Al-Quran akan menerangi kehidupan manusia di dunia, dan akan menjadi pelita dalam pekatnya kegelapan alam kubur kelak. Kata-kata cinta-NYA bukanlah kata-kata cinta biasa, tapi LUAR BIASA bahkan lebih SUPER dan DASYAT dari semua kata-kata karangan manusia.

Jika kita bisa bertambah cinta kepada seseorang karena sebuah lirik lagu, maka seharusnya kita terus bertambah cinta kepada-NYA setiap membaca kitab-NYA. Jika kerinduan untuk bersua dengan sang pujaan hati membuncah setelah mendengar lagu, maka sepatutnya kita semakin rindu untuk berjumpa dengan-NYA. Jika bisa menitikkan air mata dan bergetar hati kita demi mendengarkan sebuah untaian lirik, maka seharusnya air mata kita lebih menderas, hati kita berguncang hebat ketika membaca kalam-NYA yang bercerita tentang keindahan surga, kengerian neraka, kemahaan kuasa-NYA, dan segala yang DIA tuturkan dengan penuh cinta kepada umat manusia. Maka, pertanyaan-pertanyaan berikut ini saya ajukan kepada diri sendiri yang faqir …. Apakah saya lebih sering dan lebih suka mendengar lagu-lagu ciptaan manusia ketimbang rangkaian indah kalam-NYA ? Apakah hati saya lebih bergetar ketika menyimak sebuah lagu daripada menyimak ayat-ayat-NYA ? Apakah cinta saya kepada seorang mahluk lebih besar dibanding cinta kepada-NYA ? Apakah saya bisa meneteskan airmata kerinduan kepada-NYA seperti saya meneteskan air mata rindu kepada seseorang hanya karena mendengar sebuah lagu ? Apakah saya bangga memajang sebaris ayat-NYA di status Facebook atau YM, hingga semua orang yang membacanya turut mendapat manfaat, atau saya lebih suka memanjang bait-bait lagu untuk sekedar memancing komentar ? Biarlah hati ini yang akan menjawabnya dengan jujur… Cinta-NYA bukanlah cinta biasa Jika aku yang memiliki Dan DIA yang temaniku Seumur hidupku …. Afwan….

its_just_dwi sumber :www.eramuslim.com

Sebuah mimpi tak hanya dapat menguatkan tekad hidup seseorang. Tapi juga dapat membuka pintu langit tertinggi untuk impian itu. “Sang Pemimpi”, tetralogi ke-2 Laskar Pelangi, tanpa berdosa membuka relung dan “memori gelap” masa laluku yang sengaja ku kaburkan.
Entahlah, ada yang bergolak!! Ada yang berontak dalam diriku!!..
Pertanyaan mendasarnya adalah, apa sebenarnya mimpiku???…

Impian akan menjadi lukisan mahakarya agung jika telah dicapai. Tidak ada yang bisa membeli, tidak ada yang bisa memberikan nilai padanya…kepuasannya tisak dapat diukur…
Setiap kerja keras untuk mencapainya adalah harga yang harus dibayar…
Semakin utopia sebuah mimpi, semakin mahal harga yang haus dibayar…

Lalu, aku, kamu…
Berapa harga yang telah aku, kamu bayar untuk impianmu???
Jangan-jangan aku dan kamu membeli sesuatu yang mimpi yang tak bernilai atau hanya mimpi kososng tanpa isi???

Jangan lagi bersikap inkonsisten untuk mimpimu!! Harga ini tidak dapat lagi terbayar jika hanya langkah kecil yang dibuat!! Berlarilah!! Persembahkanlah yang terbaik darimu!! Tiada kata terlambat….

Berlarilah mulai sekarang…
Bergeraklah ….
Bermimpilah …

Hakikat diam adalah mati
Apakah sekarang aku dan kamu menjadi mayat hidup??
Sekali melangkah tuntas!! Ragu-ragu kembali saja….
Jadilah tunas bangsa yang bangga pada bangsanya…
Berfikir kritis…bertindak realistis…bermimpi fantastis….

Selasa, 10 Juni 2008
Inspired by. Arai_“Sang Pemimpi”
Andrea Hirata_Tetralogi Laskar Pelangi….

Sang jiwa mengelana ke relung terdalam manusia.

Telusuri jalan labirin menyesatkan yang dibentuk iblis durjana.

Meski tertatih sepertinya sang jiwa tidak merasa letih.

Meski berdarah, sepertinya sang jiwa temukan arah.

Kehidupan membuang sang jiwa dari peraduannya.

Seperti membenci, tidak melihat isyarat mata hati.

Masa mendepak sang jiwa dalam kotak hitam tak terdeteksi radar

Kemana sang jiwa?

Sedang dia terluka, merana.

Masih, sang jiwa mengembara ke relung terdalam manusia.

Siapa sangka, sang jiwapun terolak oleh raga dalam manusia.

Jiwapun berontak, kudea dalam kembaraanya.

Sang jiwa masih dengan langkahnya.

Melayang, mencari eksistensi peradaban manusia

Siapa butuh siapa?

Masih mencari sampai titik.

Strawberry, Feb 12nd 2008

Mom, a turn to you…
When i’m lost in the rain, in your eyes i know i’ll find the light to light my way…
When i’m scared, losing ground, when my world is going crazy, you can turn it all around…
And when i’m down you are there pushing me to the top,
You are always there, giving me all you’ve got

For a shield from teh storm
For a friend…
For the love to keep me save and warm…
I turn to you…mom…
For the strength to be strong
For the will to carry on
For the everything you do
For everything that’s true…
I turn to you…mom….

When i lose the wil to win,
I just reach from you and i reach the sky again…
I can do anything…
‘coz your love, Mom…is so amazing…
‘coz your love, Mom…inspires me..
And when i need a friend you’re always on my side…giving me faith taking me trough all the night…
I turn to you Mom…..

For the arms to be shelter trough all the rain,
For the truth that never change,
For someone to lean on…
For a heart i can rely on trough anything…
For the one who i can run to…..
I love you Mom……

Based on, i turn to you_christina aguilera

Perdebatan telah usai,
dengan segala interpretasinya.
Kau dengan segalamu,
aku dengan segalaku.

Dengannya kita belajar,
meski tidak lagi bersama…
cukupkan ini menjadi pelajaran.

Rasa mungkin ‘tak hilang,
oleh timbunan rasa yang gelap sekalipun
‘tak kan hilang.

Cukupkan ini menjadi pelajaran,
tanpa perasaan…

Aku tetap disini dengan segalaku,
‘ku pastikan akan menjadi lebih baik,
meski mata menjadi buta, mulut menjadi bisu, telinga menjadi tuli, gerak menjadi lumpuh…
‘ku pastikan akan menjadi lebi baik tanpamu,
dengan jiwa yang baru!!

Kau dengan segalamu,
aku dengan segalaku…

Cukupkan ini menjadi pelajaran,
pastikan akan menjadi lebih baik..
aku tanpa kamu, kamu tanpa aku.
-hanya sendiri bersama Tuhan-

Unsend letter,
For my ex-patner…
Nb. U make me know what the meaning
of brotherhood, thank you……

Laman Berikutnya »